>> menghasilkan lulusan unggul yang mampu mengembangkan dan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini di bidang teknik elektro yang mendukung pengembangan potensi sumberdaya lokal <<

Tim Robot Elektro Lolos Seleksi Tahap I - KRCI 2012

Selamat bagi Tim Robot KRONIKA dan Punakawan Teknik Elektro Unsoed lolos seleksi tahap I KRI-KRCI-KRSI. 

Informasi lebih lanjut silakan klik di sini.
 

Teknik Elektro Unsoed Terakreditasi B

Selamat untuk Program Studi Teknik Elektro Unsoed yang kembali memperoleh peringkat akreditasi B, dengan nomor SK 048 tahun 2012.
(klik gambar di bawah untuk informasinya)
 

HMTE Selenggarakan Kuliah Umum Teknik

Pada hari Kamis, 22 Desember 2011, Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro (HMTE) 2011 mengadakan Kuliah Umum Teknik di kampus Blater, Purbalingga. Kegiatan ini bertemakan "Aplikasi Keilmuan Teknik Elektro dalam Kehidupan Sehari-hari". Kuliah umum mengangkat isu tentang seringnya pemadaman listrik di wilayah jawa tengah khususnya purbalingga. Judul yang dibawakan pada kuliah umum tersebut adalah "Listrik Untuk Kita: Antara Harapan dan Kenyataan".

HMTE Gelar Banyumas Goes To Robotic #2

Re-Akreditasi Teknik Elektro Unsoed


Dalam rangka meningkatkan kredibilitas sekaligus refleksi dari capaian yang telah diraih selama ini, Program Studi S1 Teknik Elektro Universitas Jenderal Soedirman tengah melaksanakan proses re-akreditasi yang diselenggarakan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Pada hari ini, Senin (5/12), dilakukan visitasi oleh asesor dari BAN-PT, yakni Prof. Dr. Ir. Mochamad Ashari, M.Eng.. dan Dr. Ir. Anak Agung Putri Ratna M.Eng.

Konglomerat Jepang Jatuh Cinta dengan Riset Ilmuwan Indonesia

Jakarta - Karya ilmuwan Indonesia terus menggoda investor luar negeri untuk membeli dan menjadikannya produk massal. Hal ini dipicu karena kualitas dan temuan ilmuwan Indonesia yang inovatif diberbagai bidang.

Kali ini, giliran hasil riset penelitian dari kampus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Tengah, Retno Supriyanti. Temuan Retno membuat perusahaan papan atas Jepang berniat membeli hasil risetnya yaitu metode dini untuk deteksi katarak.